Cara Memperbaiki Halaman 404 pada Website

person holding black samsung android smartphone

Halaman 404 adalah halaman yang muncul ketika pengguna mengakses URL yang tidak ditemukan di website. Ini adalah hal yang umum terjadi di dunia online. Ketika pengguna melihat halaman 404, mereka mungkin merasa frustrasi dan kecewa karena tidak dapat menemukan konten yang mereka cari.

Untungnya, ada beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk memperbaiki halaman 404 pada website Anda dan memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pengguna. Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda ikuti:

1. Identifikasi dan Perbaiki Broken Links

Broken links adalah salah satu penyebab umum dari halaman 404. Broken links terjadi ketika URL yang dihubungkan ke halaman tertentu tidak lagi valid atau tidak tersedia. Untuk mengidentifikasi broken links, Anda dapat menggunakan alat seperti Google Search Console atau alat pihak ketiga seperti Screaming Frog.

Setelah Anda mengidentifikasi broken links, perbaiki dengan mengubah URL atau mengarahkannya ke halaman lain yang relevan. Pastikan untuk melakukan pengalihan 301 jika Anda mengubah URL agar pengguna dan mesin pencari dapat mengikuti link yang diperbarui.

2. Buat Desain Halaman 404 yang Menarik

Halaman 404 tidak harus membosankan atau tanpa informasi. Buatlah desain halaman 404 yang menarik dan kreatif, serta sertakan pesan yang jelas kepada pengguna bahwa halaman yang mereka cari tidak ditemukan. Anda juga dapat menambahkan tautan ke halaman beranda atau halaman lain yang relevan di dalam desain halaman 404.

3. Tambahkan Pencarian Internal

Terkadang, pengguna dapat mencapai halaman 404 karena kesalahan penulisan URL. Untuk membantu pengguna menemukan konten yang mereka cari, tambahkan fitur pencarian internal pada halaman 404. Ini akan memungkinkan pengguna untuk mencari konten yang mereka inginkan tanpa harus kembali ke halaman beranda.

4. Gunakan Redirects dengan Bijak

Jika Anda telah memindahkan atau menghapus halaman, pastikan untuk menggunakan pengalihan (redirect) yang tepat. Redirect 301 adalah pengalihan permanen yang mengarahkan pengguna dan mesin pencari ke halaman baru. Redirect 302 adalah pengalihan sementara yang mengarahkan pengguna ke halaman baru untuk sementara waktu.

Gunakan redirect dengan bijak dan pastikan untuk mengarahkan pengguna ke halaman yang relevan atau serupa dengan halaman yang sebelumnya mereka akses.

5. Gunakan Custom Error Pages

Anda dapat meningkatkan pengalaman pengguna dengan menggunakan halaman error khusus (custom error pages) yang sesuai dengan desain dan branding website Anda. Halaman error khusus dapat memberikan pesan yang lebih informatif dan membantu pengguna untuk menavigasi kembali ke halaman yang relevan.

6. Monitor dan Perbaiki Terus-menerus

Terakhir, penting untuk terus memonitor dan memperbaiki halaman 404 secara berkala. Gunakan alat analisis website untuk memantau broken links dan halaman 404 yang sering dikunjungi. Dengan memperbaiki halaman 404 secara terus-menerus, Anda dapat meningkatkan pengalaman pengguna dan menjaga kualitas website Anda.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat memperbaiki halaman 404 pada website Anda dan memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pengguna. Jangan lupa untuk terus memantau dan memperbaiki halaman 404 secara berkala untuk menjaga kualitas website Anda.

Pemesanan website